Skip to main content

#Beropini 5 Best of Prophet Muhammad SAW - 1 (Nabi bermain bertahan seperti Atletico Madrid hari ini)

Best of Prophet Muhammad SAW - 1
(Nabi bermain bertahan seperti Atletico Madrid hari ini)


Ini sangat penting untuk ditulis, sebab dapat mengingatkan kita dan terlebih menyadarkan kita atas sikap orang Islam saat ini yang cendrung Offensive/menyerang dalam menyikapi suatu isu atau opini yang berada di Publik. 

Tapi bukan orang islam sepenuhnya, tapi sebagian yang sangat menyerang ketika ada isu, terutama di sosial media. 

Sebut saja kasus Toa masjid, orang yang bawa anjing ke masjid, kasus Ahok, dll. 
(Tulisan ini bukan untuk membuat orang islam seperti lemah atau saya membela orang-orang yang saya sebut  dalam kasus, melainkan dengan niat ingin membuat kita berpikir ulang tentang cara kita berpikir dan bertindak dalam menyelesaikan masalah).

Oke, itu sebagai pengantar saja, agar tidak ada kesalah pahaman diantara kita!


Jika kita membaca sejarah awal Islam tepatnya ketika Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi Nabi, begitu banyak cobaan dan tantangan yang beliau hadapi. Bahkan dari keluarga terdekat beliau, yaitu Abu Lahab pamannya. Beliau sangat dibenci oleh pamannya sampai-sampai selalu menguping pembicaraan Nabi Muhammad SAW. Setiap kali Abu Lahab menguping Nabi mengatakan ini, maka dia akan mengatakan yang sebaliknya kepada orang lain. 

Terhadap serangan dari Abu Jahal, Abu Sofyan, dan orang-orang jahiliyah pada masanya sampai sholat beliau dilempari batu, kepalanya dilempari kotoran, di depan rumahnya di taruh kotoran dan terkadang duri-duri yang sangat tajam. Begitu banyak cobaan yang dialami oleh beliau dari kaum Jahiliyah pada zamannya. Bahkan puncaknya ketika beliau mencoba berdakwah ke suatu kaum beliau dilempari dengan batu oleh anak-anak kecil. Bukan hanya beliau saja, para sahabat beliau banyak yang disiksa, diambil semua hartanya, bahkan berkonflik dengan orang tuanya hanya untuk menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW.

Adakah kemudia beliau memaki orang jahiliyah tersebut?

Adakah beliau membalas orang-orang tersebut dengan kekerasan pula?

-Tidak sama sekali-


Beliau mampu, bahkan hanya untuk sekali berdoa dan meminta orang-orang jahiliyah agar di azab oleh Allah SWT beliau tidak mau, beliau mendoakannya. Nabi Muhammad SAW memilih bertahan dari pada menyerang, meski beliau punya segala sesuatu untuk menyerang orang-orang kafir tersebut. 

Lalu kenapa sebagian dari orang islam mencaci maki orang, Nabi tidak mengajarkan itu, kita tidak tahu kenapa dia membawa anjing ke masjid, kita tidak tahu keresahan orang sehingga memperotes Toa masjid! Lalu kenapa kita memilih jalan yang tidak pernah diajarkan Nabi. Bukankah kita umat terbaik? Kenapa kita tidak mencoba bijak dan menjelaskan dengan baik. 

Seperti yang saya sebutkan dalam judul, kaitannya kesabaran dan bermain bertahan ala Nabi Muhammad SAW seperti Atletico Madrid hari ini. 


Atletico Madri punya pelatih dengan gaji tertinggi di dunia, mereka punya Jaoa Felix penyerang 19 tahun seharga Triliunan, ada Morata, Diego Costa, Vitolo, Llorente, Gameiro, dan di dukung oleh gelandang/pemain tengah hebat seperti Saul dan Koke. Apakah kita akan norak dengan menyebut pelatih dengan gaji terbesar di dunia dan club dengan penyerang hebat di dunia tidak bisa bermain menyerang? Naif sekali. 

Tapi melawan team sehebat Liverpool saat ini bukanlah pilihan terbaik untuk menyerang. Liverpool punya Trio tertajam di dunia saaat ini, punya gelandang terbaik, bek sayap terbaik, pemain belakang terbaik, dan kiper terbaik. Jadi pilihan pelatih Atletico Madrid adalah bertahan, tidak ada cara lain untuk menghadapi permainan menyerang Liverpool selain dengan sabar dan bertahan. 

Dan apa yang terjadi pada media, semua menjelek-jelekkan Atletico Madrid pemain dan juga pelatih terutama, karena dengan materi sehebat itu mereka memilih bertahan melawan Liverpool. Semua menghujat dan Atletico bersabar, dan hasilnya Atletico lolos ke 8 besar dengan mengalahkan Liverpool dengan agregat 4-2. Semua orang akhirnya terdiam dan mengakui taktik Atletico karena bisa mengalahkan Liverpool yang tengah Digdaya. 

Kenapa saya sampaikan tentang Liverpool vs Atletico Madrid?

Agar kita orang islam dapat belajar, ketika mendapat serangan baik di dunia sosial atau apapun kita hendaknya Sabar dulu, berpikir, cari cara yang bijak sebagaimana yang dilakukan Nabi Muhammad pada awal-awal kenabiannya. 


Apakah ini yang terhebat serangan Non-Muslim terhadap islam? tidak juga
Pernah ada serangan 9/11 di Amerika dan dari situlah mulainya stigma bahwa orang islam adalah teroris (ini akan ada pembahasannya tersendiri nanti)

Pernah ada Arnold van Door yang membuat film Fitna untuk menghina islam tahun 2008 dan dalam 20 menit Upload di Youtube ditonton oleh 20 juta penduduk dunia (jadi dalam film itu menampilkan tentang ayat-ayat Al-Qur'an yang dikira oleh Arnold tidak manusiawi dan ditambah dengan cuplikan kekerasan. Nah, saya rasa ini akan jadi pembahasan tersendiri juga nanti karena saya sudah menyimpan filmnya dan nanti akan saya jelaskan sedikit proses Arnold taubat karena reaksi orang Islam dan jadi apa Arnold sekarang). 

Saya harap kita dapat bersabar dan punya cara-cara yang terbaik dalam menyelesaikan masalah maupun menghadapi suatu isu, agar Agama ini mempesona di mata orang lain sebagaimana Nabi Muhammad SAW dulu melakukannya bersama para sahabat beliau



OKELAH GENG!!!

Samapai disini dulu ya!

#StayAtHome
#JanganLupa_Bahagia
Love youu!

Comments

Popular posts from this blog

#Beropini 3 Menjadi Islam, Indonesia, dan Manusia

Menjadi Islam, Indonesia, dan Manusia Hallo Genk! Kembali beropini lagi! Kali ini bakalan mengulik atau mencoba membahas soal bagaimana kita di Negara tercinta Indonesia ini bisa menjadi Islam, Indonesia, dan Manusia. Opini ini berangkat dari keresahan pribadi sejak 2019 memasuki pertengahan dan panas dengan soal-soal yang berbau politik, mengenai politik identitas, dan lain sebagainya. Sebenarnya politik identitas itu bukan hal baru dan diseluruh dunia bahkan berlaku. Terutama di abad pertengahan di Eropa kaum gereja sangat menguasai pada saat itu,dan sekarang diungkit-ungkit di Indonesia bahwa politik identitas adalah hal yang baru. Bagi saya politik identitas sah-sah saja, sebab memang orang memilih berdasarkan sikap masing-masing. Orang yang basicly hidup di lingkungan yang kental dengan agamanya cendrung memilih berdasarkan keyakinan pada agama, sementara orang yang hidup di lingkungan perkotaan yang heterogen cendrung memilih pada rasionalitas atau kesamaan visi...

Aku dan Agma ini

Aku dan Agama ini Hehe.. Inilah waktu yang tepat untuk menulis dan mengisi kekosongan disaat merebakknya virus corona atau yang populer kita sebuat dengan nama Covid-19. Back to Topic Sebenarnya terlalu dini untuk menulis tentang perjalanan ini, tapi begitulah mau nulis soal Ekonomi, Politik, dll kayaknya belum tepat di situasi ini! Atau memang mungkin ilmunya yg kurang...! Dan lagi, pengennya nulis tentang ini di masa tua gitu, biar bisa dibaca anak muda, terus jadi inspirasi gitu. tapi ya sudahlah! anggap saja ini Part 1 Lahir dan besar di desa yang kecil bernama Mertak Tombok adalah bukan pilihan saya geng, Takdir Allah swt. Dan punya masyarakat yang sangat konservatif dan cinta banget sama agamanya juga bukan pilihan saya.  Seperti orang pada umumnya, TK 2 tahun, SD 6 tahun, SMP 3 tahun, dan SMA 3 tahun. Dan sekarang tumbuh besar dan mencoba menggapai dunia dengan pikiran.  Waktu SMP sempat bermasalah dengan nilai UN sehingga me...