Skip to main content

Ekonomi Biru

Ekonomi Biru


Hallo Genk..! Kembali lagi di blog TorikulEdu. Yang dimana blog ini saya buat untuk teman-teman semua agar dapat menambah pengetahuan yang tercurah dari pikiran dan jari-jemari tangan saya..hehe!

Langsung saja Genk kita pokoknya yachh!!!

















Ekonomi, barangkali teman-teman semua sudah sangat familiar dengan istilah itu. Karena yang namanya ekonomi sangat terkait sekali dengan kehidupan kita sehari-hari, karena erat dengan uang, makanan, beli ini beli itu, dll. Bukan hanya dalam kehidupan sehari-hari di sekolah saja kita sudah mendapat mata pelajaran yang namanya ekonomi (Terutama yang pilih jurusan IPS). Apalagi kita menonton tv, sering sekali sebuah berita atau topik sebuah diskusi berkaitan dengan ekonomi.
sssssthh..jadi Genk! Yang namanya ekonomi ini tak pernah lepas dari kehidupan kita (always be there). kayak si doi..hehe! (kok malah jadi baper). Dan spesipiknya kita akan bahas mengenai Ekonomi Biru.

Jreng..! Jreng..!

Ekonomi  Biru, Mungkin banyak nih dari teman-teman yang asing dengan yang satu ini. Saya pribadi juga baru mendengar istilah ekonomi biru ini sekitar dua bulan lalu, dari Channel Youtube bernama Watchdoc milik Jurnalis keren Dandhy Laksmono.

Ekonomi biru adalah sebuah konsep yang didengungkan banyak orang saat ini, karena sudah tidak tahan dengan konsep ekonomi hijau (yang akan kita bahas lain waktu). Ekonomi biru dan Ekonomi hijau keduanya adalah sebuah konsep. Meski kita asing dengan istilah-istilah tersebut namun kenyatanya kita hidup sehari-hari diantara konsep-konsep ekonomi tersebut. Bumingnya istilah ekonomi biru saat ini adalah bagian dari kesadaran umat manusia akan keselamatan bumi. Bagaimana tidak, konsep ekonomi hijau yang kita anut selama ini dan digunakan hampir di seluruh dunia secara sadar telah merusak bumi yang kita huni ini. Atau singkatnya saya ingin menyebut bahwa konsep ekonomi biru ini adalah anti-tesa dari konsep ekonomi hijau yang kita pakai selama ini. 
Tanpa kita sadari, sebenarnya konsep ekonomi biru adalah sesuatu yang tidak asing. Nenek moyang kita dari ribuan tahun lalu sudah menerapkan konsep ini terutama dalam bidang pertanian. Contoh kecil dari konsep ekonomi biru di bidang pertanian adalah misalnya kita mempunyai ternak, kotoran ternak itu kemudian kita olah dengan limbah lainnya lalu kita jadikan pupuk, setelah itu pupuk kita gunakan untuk menyuburkan tanaman kita, kemudian manusia panen dan mengambil makanan dari tumbuhan tersebut, setelah itu sisa daun dari tumbuhan yang kita panen kita gunakan untuk memberi makan ternak kita, setelah itu ternak kita mengeluarkan kotoran dan kita gunakan lagi sebagai pupuk tanaman kita, dan seterusnya. Begitulah contoh kecil dari konsep ekonomi biru. 


Konsep ekonomi biru akan  menuntun kita kepada siklus tak terhingga, Seperti teori siklus ala Polybius dalam filsafat bentuk-bentu negara(hehe..sok-sok mengutip filsuf), atau sederhananya semacam putaran roda yang tidak pernah berhenti. Siklus tanpa sisa seperti ini tidak akan merusak lingkungan dan menimbulkan masalah-masalah kesehatan seperti pada umumnya, karena tidak satupun akan terbuang percuma dan tidak ada yang tersisa(Dalam bahasa gaulnya Zero weste). Konsep ini adalah jawaban atas konsep ekonomi hijau yang mahal dan sering menimbulkan kerusakan lingkungan.

Dari contoh yang saya paparkan di atas tentu teman-teman paham betul bahwa tidak ada peran bahan kimia tidak ada pabrik pembuat pupuk kimia yang asapnya pabriknya sering membuat udara tercemar dan mengganggu pernapasan manusia. Dalam ekonomi biru semuanya murni dari tangan manusia. Semua murni dengan bahan-bahan organik, dan yanng terpenting adalah ramah terhadap lingkungan. Bagaimana tidak, cara-cara seperti ini tidak akan merusak PH tanah dan buah/makanan yang dihasilkan oleh tanaman sehat tanpa campuran bahan kimia. 

Dengan konsep ekonomi biru kita bisa menuju kehidupan yang lebih baik. Laut tetap biru dan langit akan selalu biru.


Thanks for read it Genk! All my respect is for you!
Semoga ini bermanfaat untuk kita semua!
#JanganLupa_Bahagia

Comments

Popular posts from this blog

10 Ilmuan yang Masuk Islam Karena Penelitiannya

10 Ilmuan yang Masuk Islam Karena Penelitiannya Assalamu'alaikukum wr..wb.. Hallo Genk! Tahukah teman-teman, bahwa yang namanya hidayah adalah hak priogratif Allah SWT. Kita tidak bisa memberikan hidayah kepada siapapun yang kita kehendaki bahkan Nabi pun tidak dapat melakukannya karena mereka juga sama manusia biasa seperti kita. Hal yang dapat dilakukan oleh manusia adalah berusaha, menuntun, dan memberi jalan untuk memoermudah seseorang mendapatkan hidayah. Setelah itu, barulah atas izin Allah SWT seseorang bisa mendapat hidayah dan menemukan jalannya ke Islam. Ada jutaan kisah tentang orang-orang yang mendapatkan hidayah dan masuk Islam di seluruh penjuru dunia dan kisah-kisah mereka pun sangat unik-unik untuk kita ketahui. Ada yang masuk Islam karena mendengar Adzan, ada yang masuk islam karena membenci Al-Qur'an, ada pula yang masuk Islam karena si doi-nya. Hehe..macam-macamlah tak dapat kita sebutkan satu per satu. Dan tidak terkecuali juga yang masuk Isla...